Mitos Dan Fakta Seputar Hijab Print Yang Harus Anda Ketahui

Fashion, Jasa, Printing

Halo, perempuan!

Bicara tren fashion hijab, siapa yang tak tahu dan tak pernah dengar tentang salah satu produk populernya yakni hijab print. Ya,  produk inovasi hijab satu ini memang terbilang laris manis dipasaran dengan target penjualan yang menyasar wanita muslimah sejak tahun 2019 hingga saat ini.

Sebenarnya hijab print ini merupakan hijab premium dengan keunggulan motif yang cantik dan dapat digunakan diberbagai acara sehingga penjualan pun menyentuh angka yang cukup tinggi di pasaran.

Namun, seiring perkembangan waktu dan minat pasar yang tinggi, banyak mitos yang beredar mengenai produk hijab satu ini yang berawal dari kecurangan pedagang nakal dan pembodohan kepada pembeli. Makanya, tidak sedikit pengguna hingga pebisnis yang kapok atau bahkan merasa rugi telah membeli hijab print di pasaran.

Nah, untuk meluruskan segala keresahan dan kekecewaan pengguna hijab, yuk kita cek mitos dan fakta seputar hijab print yang beredar dan wajib kamu- perempuan ketahui.

Hijab print harganya selangit

Banyak yang mengatakan, bahwa hijab print ini harganya mahal sekali dengan sebutan harga yang selangit. Tidak ada salahnya sih, sebab faktanya memang begitu, hanya saja perlu diluruskan bahwa harga hijab print tidak semahal itu, kisarannya mulai dari Rp 150.000,- sampai Rp 350.000,- di pasaran. Jadi tetap masuk akal ya harganya mengingat material dan bahan kainnya pun menggunakan jenis kain yang premium.

Hanya punya satu jenis motif

Wah kalau yang ini jelas mitos yang sangat keliru dong ya! Sebab, hijab print ini hadir dengan beragam jenis motif, mulai dari motif floral, etnik, animal, dedaunan dan akar, abstrak, hingga motif geometrik yang terinspirasi dari garis dan bentuk bangunan. Hanya saja, motif-motif yang didesain dan dicetak terbagi dan selalu mengalami pembaruan di tiap seasonnya. Mungkin yang dimaksud adalah motif hijab print berbeda dari satu musim ke musim yang lainnya dan tentu limited edition alias jumlahnya terbatas.

Hijab print hanya cocok digunakan untuk tipe wajah oval

Haduh mitos lagi rupanya nih, perempuan. Pada dasarnya semua tipe bentuk wajah cocok kok mengenakan beragam jenis hijab, terlebih untuk jenis hijab printing. Namun, yang menjadi catatan agar pemakaiannya pas dan nyaman adalah kamu wajib mengetahui bentuk dari wajah dan cara penggunaannya yang benar, sehingga kekurangan atau ketidakpercayaan akan bentuk wajah dapat tersisihkan.

Butuh modal besar untuk bisnis hijab printing

Kalau persoalan modal, ini cukup riskan ya, karena bisa jadi benar namun bisa jadi juga tidak sepenuhnya benar. Tapi memang faktanya, jika kamu menghitung atau menganalisa modal awal untuk bisnis hijab printing dengan memiliki mesin cetak pribadi, tentu modal yang dikeluarkan besar yaitu sekitar 200 juta keatas. Namun, untuk yang modalnya belum cukup sampai sana, bisa kok bekerjasama dengan vendor atau jasa print kain, dimana modal yang keluar tidak lebih dari 1juta rupiah.

Gimana nih, perempuan soal mitos dan fakta yang udah dibahas diatas? Ternyata masih ada mitos ataupun fakta yang perlu diluruskan ya dengan kenyataan di lapangan. Catatan untuk teman-teman perempuan khususnya yang ingin membeli atau mulai berbisnis hijab, jangan dengerin kata orang soal hijab printing yang seperti ini atau seperti itu. Kamu harus banyak riset dan terjun langsung untuk memastikan kebenarannya ya, dear!

Tags:

Related Posts