Memanfaatkan Serat Sabut Kelapa Jadi Penguat Komposit Helm

Memanfaatkan Serat Sabut Kelapa Jadi Penguat Komposit Helm

Seoul City Blog – Ternyata serat sabut kelapa bisa jadi penguat komposit pada helm. Hal ini tentu menjadi inovasi yang baik agar sabut kelapa tidak hanya menjadi limbah.

Sabut kelapa merupakan salah satu komponen dari buah kelapa yang jika diolah dan dipecah dapat diolah.

Produk ini dibutuhkan untuk pasar dalam negeri bahkan untuk produk dengan nilai ekspor tinggi.

Sabut kelapa dan serbuk kelapa (coconut) adalah dua produk berbahan dasar kelapa.

Melalui beberapa penelitian dapat diubah menjadi bahan untuk interior dan furniture termasuk isinya

Kasur (matras) dan sofa bed serta chipboard mirip dengan MDF yaitu Coconut Fiber Board (CFB).

Dengan informasi tentang manfaat dan bahan limbah kelapa.

Kelapa mungkin lebih umum bagi pemerintah, industri kecil, dan desainer

Masyarakat luas bisa mengaplikasikan dan memilih bahan kelapa-kelapa yang ramah lingkungan dan ramah lingkungan.

Energi terbarukan (berkelanjutan) adalah bagian dari program pengembangan desain berkelanjutan, desain hijau, kewirausahaan sosial dan program terkait lainnya.

Begitu juga dengan limbah kelapa menjadi lebih bernilai ekonomis, yang tentunya berdampak sangat positif bagi masyarakat yang hidup di sekitar lokasi perkebunan pohon kelapa.

Baca Juga :  5 Panduan Supaya Buket Bunga Tidak Cepat Layu dan Segar

Selain itu sabut kelapa juga dijadikan sebuah bisnis saat ini.

Bisnis yang berkembang misalnya jual cocomesh, keset dari sabut kelapa, pot dari sabut kelapa dan lain lain.

Serat Sabut Kelapa Jadi Penguat Komposit Helm

Serat Sabut Kelapa

Bidang penerapan invensi atau inovasi dalam industri otomotif berupa helm sebagai alat pelindung diri (APD) kendaraan roda dua.

Inovasinya adalah penggunaan sabut kelapa yang kemungkinan dapat digunakan sebagai bahan penguat komposit alami (Natural Composit atau Naco) dalam pembuatan helm.

Dalam hal ini, serat kelapa dipadukan dengan poliester, yang mengurangi penggunaan bahan penguat sintetik pada helm.

Penemuan sabut kelapa sebagai bahan penguat komposit untuk alat pelindung diri (APD) juga dapat digunakan dalam pembuatan sabuk pengaman, sepatu pengaman dan sarung tangan.

Hal ini disebabkan karena kuat tarik, elongasi dan modulus elastisitas material komposit serat kelapa-poliester lebih tinggi dan kuat.

Bisa juga digunakan sebagai penyerap tekanan untuk peralatan olahraga seperti bantalan lutut dan pelindung wajah.

Baca Juga :  Mengenal Burung Anis Gading: Harga, Perawatan, Suara Gacor

Komposit serat alam seperti penggunaan serat kelapa dengan poliester dapat mencapai sifat mekanik yang sesuai dengan komposit serat gelas.

Selain helm dan alat pelindung diri lainnya, penemuan di bidang otomotif dari penggunaan serabut kelapa sebagai bahan penguat komposit adalah komponen trim interior kendaraan dan bahan komposit untuk dashboard mobil.

Penemuan sabut kelapa sebagai bahan penguat berbahan komposit juga dapat diterapkan pada industri furniture untuk menghasilkan produk baru seperti meja, lemari dan kursi yang ramah lingkungan serta meningkatkan nilai tambah ekonomis dan teknologi kelapa kelapa.

Selain itu, penemuan juga dapat digunakan di berbagai bidang teknik, khususnya teknik sipil sebagai bahan bangunan.

Hal ini disebabkan oleh sifat mekanik komposit sabut kelapa dan poliester yang mampu menahan perambatan retak, erosi material dan cara erosi material.

Alasan Mengapa Serabut Kelapa Jadi Penguat Helm

Serat Sabut Kelapa Bisa Jadi Helm

1) Tegangan tarik optimal adalah milik komposit poliester sabut kelapa bertulang yaitu dengan fraksi volume 60% sabut kelapa yaitu 14,7 MPa.

Baca Juga :  Cara Mengamankan Mobil dari Segala Bentuk Pencurian

2) Regang bahan komposit poliester yang diperkuat serat kelapa menunjukkan nilai optimum yaitu penambahan fraksi volume serat 60% menerima harga 0,42%.

3) Sabut kelapa memiliki keuletan yang lebih tinggi dari pada matriksnya, yaitu poliester

4) Modulus elastisitas komposit meningkat dengan penambahan fraksi Volume serat. Terjadi peningkatan modulus elastisitas yang signifikan pada fraksi Volume 42%, yang sesuai dengan 3,85 GPa.

Demikian ulasan mengenai serat sabut kelapa jadi penguat komposit helm.

Jadi pembudidayaan serat sabut kelapa akan berkembang. Sabut kelapa tidak menjadi limbah namun bisa berguna.

Kelapa bukan hanya seratnya yang bisa digunakan berbagai hal yang positif, kelapa juga banyak sekali manfaatnya salah satunya bisa dijadikan untuk membuat minyak.

Kalau penasaran gimana sih cara bikin melihat artikel tentang cara membuat minyak kelapa secara alami dari sumbernya.

Beberapa waga di kota seoul juga melakukan cara untuk memanfaatkan kelapa agar bisa dijadikan sebagai alternatif pada alat untuk kegunaan sehari-hari.

You May Also Like

About the Author: Syarif Mudhoffar

Pemuda tampan dan berhati suci yang selalu taat kepada nilai norma-normal di masyarakat dan enterpreneur muda berkarya dengan kesukaan terhadap kota seoul.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *