3 Etika Mengirimkan Karangan Bunga Duka Cita Yang benar

3 Etika Mengirimkan Karangan Bunga Duka Cita Yang benar

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk menyampaikan rasa duka cita, salah satunya menggunakan bunga sebagai medianya.

Tentu bunga menjadi media yang tepat, dimana bunga mampu menyampaikan rasa simpati dan sedih pengirimnya atas kejadian yang telah menimpa tersebut.

Namun anda tidak dianjurkan untuk langsung mengirim begitu saja bunga tersebut, karena ada etika yang harus anda ikuti saat mengirimkan karangan bunga duka cita tersebut.

Etika Yang Benar Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Etika Yang Benar Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Agar anda tak salah kirim, berikut ini etika yang harus anda ketahui sebelum memberikan rangkaian bunga tersebut kepada keluarga almarhum atau almarhumah yang ditinggalkan, berikut penjelasannya:

Bunga Duka Cita, Bukan Bunga Pemakaman

Perlu anda ketahui, bahwa bunga duka cita Jogja dan bunga pemakaman itu hampir mirip dan susah dibedakan. Umumnya warna yang digunakan untuk duka cita lebih ringan, serta warna yang digunakan juga didominasi dengan warna putih untuk menyampaikan rasa simpati.

Namun untuk warna yang digunakan di bunga pemakaman, biasanya warna lebih berani untuk menyimbolkan kehidupan orang yang telah meninggal tersebut.

Selain itu, anda perlu tahu saat mengirimkan bunga ini usahakan setelah prosesi pemakaman selesai. Hal ini agar anda bisa bertemu dengan anggota keluarga, dan anda bisa menyampaikan perasaan anda atas kejadian yang menimpa tersebut.

Baca Juga :  Ketahui Macam-Macam Jenis Kaca Bangunan Rumah Anda

Buket Bunga Segar Perpaduan Warna yang Umum

Memilih bunga yang masih segar tentu sangat tepat untuk dikirimkan, pasalnya bunga yang masih segar tentu akan memiliki aroma khas dan bunga lebih awet. Bunga ini nantinya akan diletakkan di sekitar rumah duka, bisa juga disebarkan untuk memberikan pesan pada keluarga bahwa anda turut berduka cita atas meninggalnya seseorang.

Umumnya bunga yang dipilih adalah bunga lily, anggrek, mawar putih dan bunga-bunga dengan warna putih. Karena warna putih melambangkan kesucian, kemurnian serta kedamaian sehingga sangat tepat untuk mengartikan perasaan.

Etika dalam Agama

Selain memperhatikan warna dan kesegarannya, anda juga perlu memperhatikan agama yang dianut keluarga. Contohnya agama yahudi, dimana mereka menganggap bunga yang dikirim sama halnya mematikan kehidupan bunga dan tentu hal itu tidak tepat untuk anda lakukan.

Itulah beberapa penjelasan mengenai etika mengirimkan karangan bunga duka cita Jogja.

Untuk anda yang masih bingung dengan penjelasan diatas, maka carilah florist Jogja berkualitas dan terpercaya untuk berkonsultasi terkait rekomendasi karangan bunga yang bagus dan sesuai.

Jangan sampai salah makna dalam memberikan karangan bunga duka cita Jogja, karena akan menimbulkan kesalahpahaman.

You May Also Like

About the Author: Syarif Mudhoffar

Pemuda tampan dan berhati suci yang selalu taat kepada nilai norma-normal di masyarakat dan enterpreneur muda berkarya dengan kesukaan terhadap kota seoul.