Elementor vs Divi : Pembuat Halaman WP Terbaik

Elementor vs Divi

Seoul City Blog  – Mana yang lebih baik Elementor vs Divi? 2 plugins ini cocok buat web desain yang banyak dipakai para profesional dalam membuat tampilan suatu website.

Apakah kamu sedang mencari Pembuat Halaman WP Terbaik untuk website kamu?

Maka kamu berada di tempat yang benar, karena di artikel ini kami akan membandingkan dua pembuat halaman WP terbaik yang ada di wordpress.

Jika kamu adalah seorang pemula, membuat website sebagai hobi atau bahkan seorang developer kamu pasti ingin alat yang bisa membantumu membuat website dengan lebih baik dari sebelumnya.

Ada banyak alat yang malah membuat pekerjaan kamu menjadi lebih berat dengan menambahkan beban dan membuat website menjadi lebih lambat.

Parahnya lagi page builder yang jelek bisa merusak SEO dan kamu dipaksa untuk meluangkan waktu untuk memperbaiki semuanya.

Memilih Pembuat Halaman WP Terbaik memang tidak mudah dan bagi sebagian orang adalah langkah awal yang sangat penting dalam mengelola sebuah website.

Dan, pilihan yang tidak tepat akan menyita uang dan waktu yang tidak sedikit di masa depan.

Perbandingan Antara Elementor vs Divi

Perbandingan dari Divi vs Elementor

Alasan kenapa kami membandingkan ke dua page builder ini adalah ke dua nya adalah page builder yang sangat populer saat ini.

Perlu diingat sebenarnya tidak akan ada pemenang dari perbandingan ini, tujuan artikel ini adalah membantu kamu untuk menentukan page builder mana yang lebih cocok untuk website yang sedang kamu kembangkan.

Mulai dari frontend, Elementor dan Divi menggunakan fitur drag and drop.

Jadi kamu hanya perlu klik elemen yang kamu perlukan dan drag ke posisi yang kamu inginkan, cukup begitu saja.

Divi

Divi menampilkan elemen-elemen di sisi kanan dan kamu hanya perlu memilih elemen yang kamu inginkan agar elemen tersebut tampil di halaman website.

Kamu juga bisa menambahkan elemen ekstra dari modul tambahan yang sudah dimasukkan.

Elementor

Sedangkan Elementor menampilkan elemen-elemen di sisi kiri.

Kemudian kamu bisa memilih elemen yang kamu inginkan dan mengaturnya sesuai dengan keinginan.

Sama seperti Divi kamu juga bisa memilih elemen tambahan melalui Elementor.

Divi dan Elementor menyediakan modul yang bisa digunakan untuk membuat website kamu terlihat unik dan memiliki lebih banyak fungsi.

Semua modul Divi sudah termasuk di dalamnya dan total mencapai sekitar 50 modul.

Baca Juga :  SinergiMadura.com: Portal Berita Mendalam Seputar Madura

Berbeda dengan Divi, Elementor menyediakan modul mereka ke dalam versi gratis dan menyediakan modul lebih banyak lagi dengan versi Pro dengan total modul mencapai sekitar 60.

Ulasan dari Pengguna Elementor dan Divi

Melihat review dari semua pengguna melalui Facebook dan Twitter tidak banyak yang bisa kamu temukan.

Namun melalui Reddit kami menemukan banyak sekali komentar pengguna yang mencapai ribuan.

Sebagian review untuk Divi dan Elementor adalah positif.

Mereka puas dengan fitur yang didapatkan dan hanya ada sedikit kritik dan komplain di sana.

Jadi page builder mana yang lebih cocok?

Sepertinya Divi dan Elementor imbang dan memang tujuan artikel ini tidak memilih pemenang antara ke duanya.

Divi dan Elementor sangat mudah digunakan dan mampu membantumu membuat website sebaik mungkin.

Elementor lebih simpel dan mudah digunakan daripada Divi, namun Divi memiliki plug in yang sudah menjadi bagian dari theme mereka, sehingga harganya pun lebih murah dari Elementor.

Divi dibanderol dengan harga $89 per tahun dan $240 lifetime sedangkan Elementor $49 untuk paket termurah dan juga $199 untuk paket unlimited.

Jika kamu masih bingung antara Elementor vs Divi silakan hubungi jasa install page builder sekarang juga. Untuk mendapatkan rekomendasi terbaik untuk website anda.

Baca Juga :  Tingkatkan Keterampilan SEO, Belajar Seo Untuk Pemula

You May Also Like

Avatar of Syarif Mudhoffar

About the Author: Syarif Mudhoffar

Pemuda tampan dan berhati suci yang selalu taat kepada nilai norma-normal di masyarakat dan enterpreneur muda berkarya dengan kesukaan terhadap kota seoul.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *