Cara Menghindari Penipuan dan Kejahatan Ketika Melakukan Liburan di Jerman

Wisata

Berikut adalah beberapa penipuan dan kejahatan yang wajib Anda waspadai serta cara menghindarinya ketika melakukan liburan di Jerman.

1. Pengamen dan pengemis

Pengamen dan pengemis dapat dengan mudah untuk ditemukan di sebagian besar kota-kota di Jerman. Beberapa tidak berbahaya, bahkan menambah warna dan budaya, tetapi ada beberapa pengamen dan pengemis sial yang akan mencoba apa saja untuk mendapatkan uang Anda.

Pengamen dan pengemis semacam ini biasanya scammers yang memiliki tanda-tanda yang dibuat dalam berbagai bahasa, dan menceritakan kisah sedih mereka. Bahkan jika Anda memberi mereka uang, mereka akan mencoba dan mendapatkan lebih banyak, dan mengalihkan perhatian Anda sementara anak mereka mencuri dari tas Anda.

Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, cukup berikan beberapa peser koin tanpa harus menanggapi cerita mereka serta awasi barang bawaan Anda dengan seksama.

2. Pencopetan di Jerman

Ini bisa terjadi di mana saja, tetapi berhati-hatilah pada transportasi umum dan tempat-tempat wisata.

Beberapa area utama yang perlu Anda waspadai adalah Alexanderplatz di Berlin, serta taman-taman di Kreuzberg. Pencopet ini biasanya akan mencuri dari orang yang makan di kafe atau restoran. Jangan pernah meninggalkan tas Anda tanpa pengawasan, digantung di belakang kursi atau dengan santai meninggalkan dompet / tas Anda di atas meja.

  • Distrik Hasenbergal di Munich, di sekitar stasiun utama.

Di Hamburg berhati-hatilah di sekitar stasiun utama Munckebergstrasse, di Reeperbahn.

Dan di Frankfurt sebagian besar kejahatan terkonsentrasi di red light district, di sekitar stasiun kereta pusat, tempat banyak pengedar narkoba dan pecandu nongkrong.

Teknik gangguan sering disukai oleh pencopet. Seorang anak akan mengalihkan perhatian Anda dengan beberapa brosur atau pertanyaan sementara pasangannya mengangkat barang-barang berharga dari tas Anda. Orang lain akan menggunakan poster besar atau kertas untuk menunjukkan kepada Anda sesuatu yang menyerupai perisai, menyembunyikan pencopet lain yang mencuri dari Anda.

3. Berhati-hati saat menggunakan kereta di Jerman

Tiket angkutan umum di Ubahn dan Sbahn sangat bergantung pada sistem kepercayaan. Anda membeli tiket di peron, dan mencapnya di mesin untuk memvalidasinya. Setelah divalidasi, Anda dapat melakukan perjalanan dalam satu arah selama dua jam, dan menggunakan sebagian besar bentuk transportasi.

Ada orang yang akan mencoba dan menjual tiket yang sudah divalidasi kepada Anda di platform, dengan harga yang lebih murah dari biasanya. Jika Anda ketahuan membeli dari mereka, Anda akan menghadapi banyak perselisihan. Anda juga mungkin tidak dapat memeriksa tanggal dan waktu pada tiket dengan benar, dan sebelum Anda menyadarinya, penjual tersebut akan menghilang, dan Anda ditinggalkan dengan tiket yang tidak berguna. Dan juga, saat bepergian dengan kereta, jaga barang-barang berharga Anda.

4. Inspektur kereta palsu

Ada juga penipuan yang telah diperingatkan oleh beberapa wisatwan, yaitu isnpektur kereta palsu. Kebanyakan inspektur mengenakan pakaian biasa, tetapi mereka menunjukkan lencana mereka sehingga Anda tahu bahwa mereka resmi. Para inspektur palsu dikatakan menggunakan lencana palsu juga, dan memberi tahu turis bahwa mereka harus membayar denda di tempat dikarenakan alasan yang tidak masuk akal. Namun, Inspektur yang asli akan memberi Anda opsi untuk mencetak pemberitahuan penalti jika Anda melakukan pelanggaran untuk Anda bayar nanti.

5. Penipuan kartu kredit di Jerman

Skimming ATM telah menjadi hal yang umum di Jerman, di mana penjahat memanipulasi mesin uang untuk membaca kode PIN dan menarik uang korbannya.

Ada beberapa cara untuk menemukannya, tetapi sulit untuk memastikannya. Anda dapat memeriksa apakah ada residu lem di sekitar pembaca kartu, atau merasakan jika ada sesuatu yang longgar. Periksa juga untuk melihat apakah ada sesuatu yang dapat ditempatkan pada kamera tersembunyi. Dudukan brosur atau bahkan sebungkus rokok kosong di atas mesin dapat menjadi alat para penjahat untuk mendapatkan pin Anda.

Jika ini semua terdengar agak menakutkan, hal terbaik untuk dilakukan adalah menggunakan ATM yang ada di dalam bank. Hindari ATM yang berdiri sendiri di tempat-tempat gelap, atau tempat-tempat padat penduduk seperti mal dan stasiun kereta.

Penipuan kartu kredit meningkat di seluruh Jerman. Biro Keamanan Diplomatik AS melaporkan bahwa antara 2014 dan 2015, ada peningkatan 15% penipuan melalui kartu kredit / debit curian yang tidak menggunakan PIN.

Itulah beberapa cara menghindari penipuan dan kejahatan ketika melakukan liburan di Jerman. Jika Anda masih ragu untuk melakukan solo traveling ke negara tersebut, Anda dapat meemilih paket wisata ke luar negeri yang ditawarkan oleh beberapa agen perjalanan sehingga Anda dapat berlibur dengan lebih aman, karena biasanya mereka menawarkan jasa pemandu yang dapat membantu Anda.

Tags:

Related Posts