Alur dalam perdagangan eksport

Bisnis

kegiatan ekspor dalam upaya pemasaran seorang pengusaha yang mensupply bahan baku ke negara-negara lain atau negara-negara asing, dengan mendapatkan pembayaran dalam mata uang asing (valuta asing), dan tentu saja menggunakan bahasa asing pula.

Singkat nya, proses nya berkutat diantara memasarkan komoditi, pembayaran dengan valuta asing, berkomunikasi dengan bahasa asing.

proses ekspor
Langkah-langkah yang dilakukan oleh eksportir untuk terjadinya suatu operasi ekspor sampai penyelesaian transaksi sebagai tanda terima pembayaran (valuta asing) dari importir luar negeri melalui importir bank mitra-nya.

 

Nah buat anda yang berencana mengexport product lokal keluar negeri dan membutuhkan alat packing berupa container, sobat bisa menghubungi perusahaan master container  melalui tautan link berikut ini : sewa container

Proses ekspor terdiri dari 4 bagian:

1. Proses kontrak perdagangan ekspor
a) Dimulai dengan mempromosikan eksportir komoditas dari mereka cara yang akan diekspor ke calon importir luar negeri
b) harga penawaran Do dg
c) Diakhiri dg penandatanganan kontrak penjualan oleh kedua eksportir pihak ekspor dan importir

 

2. Proses pembukaan letter of credit oleh importir
a) Importir mengajukan aplikasi menuntut pembukaan L / C KPD mitra bank asing
b) Eksportir menerima pemberitahuan pembukaan L / C

 

3. Proses pengiriman oleh eksportir
a) Setelah menerima L / C kewajiban eksportir untuk mempersiapkan dan melaksanakan pengiriman barang komoditas
b) pengiriman barang kepada importir di importir yang setuju dg

4. Proses menguangkan dokumen pengiriman dengan eksportir dengan bank asing
a) Proses akhir, Ekspsortir negosiasi (monetize) dokumen pengiriman dengan “negosiasi bank” untuk menerima pembayaran

 

Para pelaku ekspor dan dokumen
1. Produsen / Pemasok
a) Penjualan Kontrak (Contract Sale)
b) Sertifikat Produsen
c) Instruksi Manual
d) Brosur

2. Eksportir
a) Brosur
b) Offersheet (Surat Penawaran)
c) Penjualan Kontrak (kontrak Sale)
d) Faktur / Konsuler Faktur / invoice komersial
e) Daftar Packing
f) catatan Berat = daftar pengukuran
g) Surat Ganti Rugi – Ganti kerugian / retur
h) Surat subrogasi –
i) PEB
j) PEBT (Pemberitahuan Ekspor Barang Tertentu)

 

3. Bank
a) Kontrak / Akad Kredit
b) L/C
c) Surat Setoran Pajak (SSP)
d) Surat Setoran Bea dan Cukai (SSBC)
e) Nota Perhitungan Pembayaran Wesel Ekspor

4. Bea dan Cukai
a) Fiat muat (izin muat barang)

5. Kanwil Kemen perdag
a) Kuota tekstil, kopi, dll
b) Surat Keterangan Negara Asal (SKA) Barang
a) Angka Pengenal Importir Umum ( APIU)
b) Angka Pengenal Importir Terbatas ( APIT)

6. Balai Pengjujian dan Sertifikasi Mutu Barang
a) Certificate of Quality
b) Test – Certificate
c) Chemical Analysis

7. Perusahaan Jasa Transportasi (Freight Forwarder)
a) Packing List
b) Measurement List
c) Weight Note

8. Dinas Karantina Tanaman
a) Phytosanitary Certificate

9. Dinas Peternakan
a) Sanitasi Helth and Veterinary Certificate

10. Independent Surveyor
a) Certificate of Quality
b) Certificate of weight
c) Chemical Analysis
d) Survey report
e) Inspection certificate
f) Test Certificate

11. Perusahaan Asuransi
a) Cover Notte
b) Insurance Policy

12. BPEN, Atase, dll
a) Informasi umum
b) Promosi
c) Misi dagang
d) Pameran dagang / expo
e) Konsultasi perdagangan

13. Perusahaan Pelayaran
a) Mate’s Receipt ( Resi Muat)
b) Bill of Lading ( B/L)
c) Claim Constatering Bewijs ( CCB)

14. Perusahaan Penerbangan
a) Airway Bill (AW/B)

15. Kantor Inspeksi Pajak
a) Nomor Pokok Wajib Pajak ( NPWP)
b) Surat Bukti Setoran Pajak

16. Kedutaan Negara Asing
a) Consuler Invoice
b) Customs Invoice

Rate this article!

Related Posts